Cara Merawat Sistem Pengereman Pada Toyota Avanza, Begini Caranya!

 on Senin, 07 Agustus 2023  

Cara Merawat Sistem Pengereman Pada Toyota Avanza



Avanza dan Xenia adalah proyek mobil kembar yang di gagas oleh pabrikan Toyota dan Daihatsu Indonesia, pada tahun 1998/1999. Karena pada tahun tersebut mobil keluarga seperti Toyota Kijang naik hingga tiga kali lipat menjadi 180 jutaan. 


Hal tersebut mendorong kedua pabrikan Toyota dan Daihatsu berkaloborasi untuk menghasilkan mobil keluarga yang lebih murah dari Toyota Kijang. Maka pada tahun 2003 Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia resmi meluncur dipasaran Indonesia.


Dengan positioning dibawah Toyota Kijang, duo Avanza dan Xenia dibanderol dengan harga 70 juta rupiah untuk tipe terendahnya pada saat itu. Dengan spesifikasi khas Indonesia seperti penggerak roda belakang, ground clearance tinggi dan bagasi yang cukup luas.

Sontak menarik perhatian konsumen dan pamor mobil ini langsung melesat meninggalkan mobil keluarga pada saat itu seperti Toyota kijang, Daihatsu Zebra, Suzuki Carry, dan Mitsubishi T 120 SS.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, duet Avanza dan Xenia sukses mendapatkan gelar mobil sejuta umat untuk menggantikan Toyota Kijang yang lebih dulu eksis. Dan segi angka penjualan keduanya pun selalu ada di top 3. Keduanya bisa disebut sebagai penguasa penjualan maupun dijalanan. Dan duet mobil ini yang tercepat mencatat penjualan lebih dari satu juta unit.

Avanza dan Xenia hanya membutuhkan waktu 10 tahun untuk mencapai volume penjualan 1,5 juta unit sejak dipasarkan dari tahun 2004. Padahal Toyota Kijang yang masuk mobil populer membutuhkan waktu 36 tahun untuk menembus angka penjualan 1,5 juta unit.


Rem Mobil 
 
Rem mobil adalah pada kendaraan yang berperan untuk mengatur laju kecepatan kendaraan. Rem sering dianggap sebagai fitur keselamatan kendaraan. Karena keberadaannya sangat berpengaruh pada kendaraan serta keselamatan pengendaranya jika rem mobil tidak pakem maka dapat membahayakan diri sendiri atau pengendara lain.
 
 
Sistem pengereman dirancang agar kendaraan bisa berhenti secara halus agar tidak membahayakan pengendara, selain itu fungsi rem berguna saat kalian memarkirkan kendaraan kalian di tempat yang menurun atau menanjak.
 
 

Penyebab Rem Mobil Tidak Pakem
 
Terkadang dalam beberapa situasi dan kondisi rem mobil terasa tidak pakem. dalam kondisi seperti itu pasti sangat berbahaya karena rem tidak bekerja maksimal untuk menghentikan laju kendaraan sehingga bisa menyebabkan kecelakaan. 
 
 
Oleh karena itu sebaiknya kalian mengetahui apa saja penyebab rem menjadi tidak pakem. Untuk mengetahui penyebabnya silahkan simak penjelasannya berikut ini.
 
 

1. Kampas Rem Sudah Tipis

Kampas rem atau brake pad adalah komponen yang sangat penting  dalam sebuah sistem pengereman. Karena fungsi kampas adalah yang menyalurkan tekanan ke cakram agar roda mobil berhenti sehingga dapat mengurangi kecepatan.
 
Ketika kampas sudah mulai tipis atau sudah mulai aus maka sistem pengereman dapat terganggu sehingga pengereman tidak maksimal bahkan bisa mengakibatkan rem menjadi blong sehingga dapat berbahaya bagi diri sendiri ataupun pengendara lain.
 
 

2. Booster Rem Bermasalah

Booster rem mobil berfungsi untuk memberikan tekanan pada saat kita menginjak pedal rem. Seiring berjalannya waktu pemakaian maka bisa saja booster rem mengalami penurunan kualitas sehingga mengakibatkan pedal rem terasa sangat  keras ketika digunakan.
 
Sehingga tidak bisa memaksimalkan daya tekanan ke pedal rem akibatnya pedal rem terasa keras dan sehingga kinerja rem menjadi tidak maksimal.
 
 

3. Kurangnya Minyak Rem 

Minyak rem berfungsi sangat penting dalam sebuah mekanisme pengereman. Karena minyak rem memiliki fungsi meneruskan tekanan dari booster rem atau pedal rem hingga kaliper. Jika jumlah minyak rem berkurang dan lama kelamaan kualitas minyak rem akan menurun sehingga dapat mengganggu fungsi pengereman.


Cara Merawat Pengereman Toyota Avanza



1. Rajin Memeriksa Minyak Rem



Untuk menjaga fungsi minyak rem secara optimal, kalian dapat memeriksa minyak rem minimal satu minggu sekali untuk melihat volume minyak yang ada di dalam tabung. 

Serta jangan lupa untuk selalu mengganti minyak rem setiap 20.000 km atau setiap 2 tahun sekali. Walaupun mobil kalian jarang digunakan, tetapi kalian harus mengganti minyak rem sesuai anjuran di buku panduan. 

Selengkapnya klik disini


2. Pastikan Kampas Rem Dalam Keadaan Bersih



Saat musim hujan, kampas rem akan lebih mudah kotor. Hal tersebut dapat membuat suara decitan ketika kalian mengerem selain munculnya suara decitan. 

Hal tersebut juga dapat berpengaruh kepada sistem pengereman menjadi kurang optimal. Oleh karena itu kalian harus rajin memperhatikan kebersihan kampas rem terutama saat musim hujan agar kotoran yang menumpuk tidak dan mengeras. 

Selengkapnya klik disini


3. Perhatikan Gaya Berkendara



Gaya berkendara sendiri cukup berpengaruh untuk menjaga sistem pengereman agar awet dan selalu bekerja dalam keadaan optimal. 

Karena jika kalian berkendara secara ugal-ugalan atau sering kebut-kebutan maka semakin sering kalian untuk menginjak pedal rem, terlebih secara keras dan mendadak hal tersebut dapat kampas rem menjadi cepat habis. 


Sekian pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Privacy Policy

Disclaimer

J-Theme